Mengapa Disebut Pencetakan Flexografis?

Jul 15, 2025

Tinggalkan pesan

Nama flexography berasal dari fitur intinya - fleksibilitas bahan pelat cetak, yang dapat dianalisis dari dimensi berikut:

1. Fleksibilitas bahan pelat cetak (dasar penamaan inti)
Struktur pelat cetak
Pencetakan flexographic menggunakan pelat fleksibel (seperti pelat resin polimer, pelat karet), yang biasanya tebalnya 1,7-7 mm dan dapat ditekuk serta diubah bentuknya.
Dibandingkan dengan pencetakan letterpress tradisional (seperti mesin cetak timah, pelat resin keras), pelat cetak flexographic lebih lembut dan lebih cocok dengan media melengkung (seperti selang plastik, kaleng logam).
Mekanisme kompensasi elastis
Pelat cetak flexographic dapat mengalami deformasi elastis di bawah tekanan pencetakan, dan melalui teknologi kompensasi ekspansi titik, titik-titik tersebut dapat menghasilkan ketebalan lapisan tinta yang lebih seragam pada media.
Misalnya: titik 100 garis/inci pada pelat cetak akan melebar menjadi 110 garis/inci karena deformasi elastis selama pencetakan, namun desain pra-deformasi dapat memastikan bahwa efek pencetakan akhir konsisten dengan desain.
2. Perwujudan karakteristik proses yang fleksibel
Kemampuan beradaptasi substrat
Pencetakan flexographic kompatibel dengan film setipis 0,02 mm (seperti tas kemasan makanan) dan karton setebal 0,5 mm (seperti kotak kemasan obat), dan bahkan dapat mencetak media melengkung dan berbentuk-khusus (seperti botol kosmetik).
Dibandingkan dengan pencetakan offset (membutuhkan-kerataan media yang tinggi) dan pencetakan gravure (memerlukan-kontrol tegangan presisi tinggi), keunggulan fleksibilitas pencetakan flexographic sangatlah signifikan.
Kontrol tinta dan tekanan yang fleksibel
Jenis tinta: terutama menggunakan tinta berbasis air, berbasis pelarut, dan UV dengan viskositas rendah (10-50Pa·s) dan fluiditas yang baik, cocok untuk pencetakan lapisan tinta tipis.
Penyesuaian tekanan: Melalui kontrol tekanan roller anilox dan roller pelat, ketebalan lapisan tinta 0,8-1,5μm dapat dicapai untuk menghindari ekstrusi berlebihan dan deformasi titik.
2. Perbandingan dengan "pencetakan letterpress"
Karakteristik pencetakan Flexographic Pencetakan letterpress tradisional
Bahan plat cetak Plat resin fleksibel / plat karet Plat resin keras / plat logam
Persyaratan tekanan Tekanan rendah (0,1-0,3MPa) Tekanan tinggi (0,3-0,5MPa)
Substrat yang dapat digunakan Kertas, film, logam, kain, dll. Karton tebal, bahan keras, dll.
Akurasi pencetakan Tingkat perluasan titik 10%-15% (dapat dikompensasi) Tingkat perluasan titik 20%-30% (memerlukan kontrol presisi tinggi)

3. Sejarah dan evolusi teknologi
Asal penamaan
Pendahulu pencetakan flexographic adalah pencetakan anilin (Aniline Printing), dinamai berdasarkan penggunaan awal tinta pewarna anilin.
Setelah tahun 1950-an, dengan berkembangnya tinta ramah lingkungan dan pelat fleksibel, namanya diubah menjadi Flexography (Flexible + Graphy), yang menekankan pada fleksibilitas pelat cetak.
Keuntungan teknis
Adaptasi fleksibel: Pelat cetak dapat ditekuk dan cocok untuk bidang tidak beraturan (seperti tas anyaman, kertas bergelombang).
Perlindungan lingkungan: Pencetakan flexographic modern banyak menggunakan tinta-berbasis air, yang sejalan dengan tren pencetakan ramah lingkungan.
Efisiensi: Sistem pasokan tinta roller anilox dapat mencapai-pencetakan berkecepatan tinggi (kecepatan saluran dapat mencapai lebih dari 300m/mnt).
IV. Perbandingan dengan pencetakan letterpress
Karakteristik pencetakan Flexographic Pencetakan letterpress tradisional
Bahan pelat Pelat resin fleksibel, pelat karet Pelat resin keras, pelat timah
Persyaratan tekanan Tekanan rendah, titik kompensasi deformasi elastis pelat Tekanan tinggi, perlu mengontrol ekspansi titik secara akurat
Skenario yang berlaku Kemasan-bervolume besar, substrat lunak Tagihan, label-presisi tinggi, dan bahan keras lainnya
Struktur biaya Biaya pembuatan pelat sedang, cocok untuk-produksi skala menengah dan besar-biaya pembuatan pelat volume kecil tinggi, namun tidak ada kerugian roller anilox
V.Kesimpulan
Kata "fleksibel" dalam pencetakan flexographic secara langsung mencerminkan fleksibilitas pelat cetaknya. Fitur ini memberikan keuntungan signifikan dalam skenario berikut:

Pencetakan permukaan melengkung: seperti selang plastik, kaleng logam, dan media lainnya
Persyaratan lapisan tinta tipis: Ketebalan lapisan tinta (0,8-1,5μm) dikontrol secara tepat oleh roller anilox, yang cocok untuk pencetakan warna latar belakang area luas.
Kompatibilitas lingkungan: Dikombinasikan dengan tinta-berbasis air, memenuhi standar keamanan kemasan makanan.
Pencetakan letterpress tradisional lebih cocok untuk-pencetakan titik dengan presisi tinggi (seperti anti-pemalsuan surat berharga) atau persyaratan lapisan tinta yang tebal (seperti kaca UV) karena tingginya kekerasan pelat cetak. Kedua teknologi ini saling melengkapi, dan perusahaan perlu membuat pilihan komprehensif berdasarkan akurasi pencetakan, ukuran batch, biaya, dll.

Kirim permintaan